Panwaslih Bireuen Akan di Demo Besar-besaran Terkait Politik Uang


author photo

20 Feb 2017 - 20:28 WIB


BIREUEN --- Kapolres Bireuen terima Laporan dari Panwaslih Bireuen terkait Aksi Demo besar-besaran yang akan digelar Aliansi Masyarakat Bireuen untuk menyikapi hasil pemungutan suara Pilkada Bireuen Tahun 2017 yang diduga adanya indikasi politik uang yang dilakukan salah satu Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bireuen.

Kapolres Bireuen AKBP Heru Novianto SIK menyebutkan, Laporan Panwaslih Bireuen bahwa Aliansi Masyarakat Bireuen berencananya melakukan demo secara besar-besaran pada Kamis (23/2/2017) di Kantor Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kabupaten Bireuen.

"Sebelumnya rencanaya aksi demo itu akan digelar Selasa (21/2/2017) besok, namun karena surat pemberitahun kepada polisi baru diberikan hari ini, maka sesuai aturan, demo baru bisa digelar setelah polisi menerima surat pemberitahuan demo tiga hari sebelumnya. Jadi demo akan digelar pada Kamis nanti," sebut Heru, Senin 20 Februari 2017.

Dikatakan Kapolres Bireuen, berdasarkan surat pemberitahuan dari Koordinator demo Ridwan Abdullah, demo akan diikuti dari semua masyarakat yang berasal dari setiap gampong.

"Menurut mereka, aksi demo itu akan diikuti banyak peserta, seperti massa saat kampanye lalu. Berdasarkan aturan demo, batas waktu demo sampai pukul 18.00 Wib," sebut Heru.

Pihaknya, kata Heru, tidak melarang dilakukannya demo, namun perlu digarisbawahi agar demo itu berlangsung tertib, tidak membuat rusuh dan tidak anarkhis. Sehingga demo tersebut sesuai dengan tujuan dari aksi demo sendiri, yaitu mengawal22 kasus  laporan politik uang yang telah dilaporkan kepada pengawas pemilu tersebut.
 
Meski Komisi Independen Pemilihan (KIP) menggelar pleno dan menetapkan pemenang Pilkada Bireuen, namun proses yang sedang berlangsung di Panwaslih tidak akan terpengaruh dengan hasil tersebut, karena Panwaslih tetap harus memproses laporan jika memang ada bukti-bukti yang kuat terhadap laporan yang masuk. [M.S]
KOMENTAR