Danlanud Sim : Katakan Tidak Pada Narkoba


author photo

24 Agu 2017 - 17:03 WIB


BANDA ACEH --- Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Suliono, S.Sos., disela-sela acara pemusnahan barang bukti Narkoba hasil sitaan dan temuan Ditresnarkoba Polda Aceh Tahun 2017 di Mapolda Aceh, Kamis (24/8).

Menurutnya peredaran dan penyalahgunaan Narkoba merupakan bentuk penyimpangan perilaku generasi muda yang mampu membahayakan keberlangsungan hidup bangsa Indonesia.

"Mari bentengi diri, keluarga, lingkungan masyarakat dan instansi masing-masing, baik militer maupun sipil dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa agar dijauhkan dari segala bentuk godaan, salah satunya Narkoba," ujarnya.

Barang bukti Narkoba yang dimusnahkan terdiri atas 10Kg sabu-sabu, 750 batang ganja, 1860Kg ganja kemasan dan 3664 pil ekstasi.

Untuk barang bukti ganja, dimusnahkan dengan cara dibakar dan sabu-sabu serta pil ekstasi dimusnahkan dengan cara diblender kemudian dicampur cairan alkohol lalu dimasukkan ke pengaduk semen.

Kapolda Aceh Irjen Pol Rio S. Djambak memimpin langsung pemusnahan barang bukti mengatakan Narkoba bagian proxy war yang mengancam generasi muda bangsa Indonesia.

"Data terbaru di Indonesia ada 4,5 juta orang pengguna Narkoba," ujarnya seraya menjelaskan sebagian besar pengguna adalah generasi muda sebagai tulang punggung bangsa Indonesia kedepan.
Kondisi seperti ini, menurut Kapolda Aceh, perlu adanya kerja keras aparat penegak hukum, stakeholders serta seluruh lapisan masyarakat agar sama-sama menanggulangi kejahatan penyalahgunaan Narkoba yang menjadi musuh bersama,"paparnya.

Turut hadir dalam acara ini Sekda Aceh Dermawan, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Aceh Brigjen Pol Eldi Azwar, Wakapolda Aceh Brigjen Pol Bambang Sutjipto, Wakil Ketua DPR Aceh Sulaiman Abda serta tamu undangan lainnya. (Lanud Sim)

KOMENTAR