Momentum Hari Pendidikan Aceh ke - 58 Canangkan Gerakan Membangun Pendidikan Berkarakter Islami


author photo

7 Sep 2017 - 21:07 WIB


BANDA ACEH --- Dinas Pendidikan Aceh melangsungkan Upacara Hari Pendidikan Aceh ke 58 di Tugu Pendidikan Darussalam serta mencanangkan Gerakan Membangun Pendidikan Berkarakter Islami di Aceh, Kamis (7/09/2017).

Dalam sambutan Gubernur Aceh dibacakan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Drs Dermawan MM mengatakan, hari Pendidikan Aceh ini merupakan simbol keistimewaan bidang pendidikan yang ada di Bumi Serambi Mekah.

"Sejarah Hari Pendidikan ini juga diawali ketika para pemimpin Aceh meletakkan tonggak sejarah berdirinya Universitas Syiah Kuala, IAIN Ar-Raniry, dan Dayah Manyang Tgk. Chik Pante Kulu yang berada dalam satu wilayah yang dinamakan Kota Pelajar Mahasiswa atau Kopelma Darussalam," ujarnya.

Sekda Aceh menyatakan, secara kualitas, pendidikan di Aceh sudah menunjukkan peningkatan yang ditandai dengan indikator kompetensi guru semakin menggembirakan.

"Adapun saat ini kompetensi pedagogik kita berada pada ranking 23 secara nasional dimana sebelumnya berada pada ranking 32, namun hendaknya hal ini dapat terus berlanjut sehingga harapan peningkatan kompetensi guru di Aceh bisa mencapai titik yang maksimal serta masuk 5 besar secara nasional," katanya.

Sekda juga berharap, momentum peringatan Hardikda ke 58 di Aceh hari ini kita canangkan, "Gerakan Membangun Pendidikan Berkarakter Islami di Aceh" sehingga akan melahirkan generasi yang mampu mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa, berakhlak mulia, berilmu, kreatif, dan mandiri.

Sementara itu, Plh Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Muslem S. Ag, M. Pd menambahkan, peringatan Hardikda Aceh yang kita rayakan setiap tahun tentunya bukan sekadar diwarnai upacara belaka, melainkan sebagai acuan momentum bagi kita agar memperbaiki diri sehingga pendidikan di daerah kita semakin maju dan berkembang.

"Untuk itu, mari kita jadikan upacara ini sebagai salah satunya langkah agar mendorong semangat kita sehingga lebih bekerja keras  untuk keistimewaan Aceh di bidang pendidikan sebagaimana tidak hanya di atas kertas, tetapi dapat kita buktikan secara kualitas," ujarnya. (pew-ulan)

KOMENTAR