Seorang Warga diduga di Culik OTK Yang Menggunakan Senjata Laras Panjang Jenis AK 56


author photo

8 Sep 2017 - 22:30 WIB


BIREUEN --- Seorang warga yang bernama Heri, di culik orang tak di kenal (OTK) pelaku menggunakan senjata laras panjang Jenis AK 56 Kejadian tersebut di Desa Meunasah bungo Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen Jumat 8 September 2017, berkisar pukul 16:15 Wib. 

Korban yang di Culik Oleh OTK tersebut bernama, Heri berumur 36 tahun warga desa meunasah bungo kecamatan peudada kabupaten Bireuen.kejadian itu di salah satu warung kopi desa tersebut sementara pelaku penculikan tersebut menggunakan senjata laras panjang jenis AK 56.

Informasi ini diterima oleh Media Atjeh Net, dari salah satu Warga Yang tak ingin Namanya di publis, pelaku mendatangi korban yang sedang minum kopi bersama rekannya di salah satu warung kopi di desa meunasah bungo peudada.

Heri yang sedang duduk secara spontan di suruh naik kedalam mobil pelaku, namun Heri bertolak untuk naik kedalam mobil pelaku penculikan tersebut. sehingga pelaku memuntahkan senjata satu kali ke lantai setelah itu Heri langsung di bawa oleh pelaku tersebut, 

Saifuddin salah seorang saksi mata mengatakan bahwa pelaku penculikan berjumlah empat orang salah satu dari mereka menggunakan senjat laras panjang jenis Ak 56 saat pelaku datang ke warung kopi dengan menggunakan mobil extril bernomor polisi BK 78 M yang dilapisi dengan lakban hitam. 

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat  pihak kepolisian yang berada di polsek peudada beserta tim reskrim polres Bireuen langsung turun kelokasi kejadian TKP, saat Polisi tiba di lokasi kejadian polisi mengamankan satu selongsong peluru, satu seltip baju dan satu unit hp milik korban. polisi juga langsung memberikan garis polisline agar warga tidak memasuki lokasi TKP, 

Sejauh ini motif penculikan belum di ketahui pasti namun pihak kepolisian telah membawa saksi saksi dan barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjutnya. 

Sehingga berita ini diturunkan dikarenakan Media Atjeh Net belum mendapatkan Konfirnasi dari pihak Polres Bireuen lebih lanjut. (MS)

KOMENTAR