Dugaan Nepotisme di Perekrutan Panwaslihcam Pidie Jaya


author photo

16 Des 2017 - 10:51 WIB


NET ATJEH, PIDIE JAYA --- Panitia Pengawas Pemilihan Kecamatan (Panwaslihcam) membuka pendaftaran, perekrutan untuk Pemilihan umum kepala daerah Bupati dan wakil Bupati beberapa waktu yang lalu.

Untuk jadi pengawas pemilu setiap peserta harus ikut tes salah satunya tes uji tertulis juga administrasi.

Diduga Panwaslihcam Pidie Jaya tidak melakukan hal tersebut karena banyak peserta yang lulus bukan karena intelektualnya tapi karena ada hubungannya dengan DPRK/Anggota Dewan. Hal itu dikatakan seseorang peserta Tes yang tidak ingin disebutkan nama mengingat keselamatan diri.

"Ada dugaan Panwaslihcam melakukan Nepotisme atau penzaliman terhadap pengangguran Intelektual, seperti kesan masa Orde Lama dulu," ujarnya.

Apakah ada UU atau dasar hukum yang mengharuskan keluarga dekat dewan atau yang ditunjuk oleh Dewan, itu yang berhak lulus," ucap sumber dengan penuh tanda tanya.

Terkait dugaan tersebut, Tgk. Darwis, SPdi Ketua Panwaslihcam Pidie Jaya melalui sambungan handpone, Sabtu 16 Desember 2017 pada media Atjeh Net mengatakan, semua yang lulus itu sudah sesuai prosedur dari rangking satu sampai  rangking enam.

"Itu juga dari hasil ujiannya sendiri," tutu Tgk Darwis. (kh)

KOMENTAR