Ini Kata LEMKASPA Aceh Terkait Sajadah dijadikan Alas Kaki di RSUD Fauziah Bireuen


author photo

16 Des 2017 - 14:20 WIB


NET ATJEH, BANDA ACEH --- Penggunaan sajadah sebagai alas kaki dalam acara  penyambut tim Akreditasi Rumah Sakit RSUD dr Fauziah Bireuen pada jumat 15-12-2017, dikecam keras oleh Lembaga Kajian Strategis dan Pembangunan Aceh-LEMKASPA. 

Saat dimintai tanggapan oleh awak media ini, Samsul Bahri melalui sambungan telpon saluler mengecam tindakkan yang telah mencoreng dan melukai hati masyarakat. ini sangat melukai hati masyarakat Aceh yang menjungjung tinggi nilai-nilai keislaman.

Baca : FKMB: Gunakan Sajadah di Acara Akreditasi RSUD Dr Fauziah Bireuen Untuk Alas Sepatu Tidak Ada Etika

Coba kita lihat sekarang, apa yang dipertontonkan oleh pihak panitia penyambutan tim Akreditasi. Pihak Rumah Sakit RSUD dr Fauziah Bireuen tersebut dengan sengaja telah menggelar sajadah sebagai alas kaki untuk penyambutan tim Akreditas dari pusat.

Seharusnya hal ini tidak perlu terjadi, masih ada alternatif lain sebagai alas untuk tamu yang akan menilai rumah sakit tersebut, kenapa harus memakai sajadah, ujar samsul. Saya atas nama Lembaga meminta pihak-pihak terkait untuk memanggil panitia penyambutan dan meminta klarifikasi mengenai hal tersebut, ini jelas-jelas memalukan.

Lebih lanjut samsul juga menambahkan bahwa untuk meningkatkan Akreditas RSUD dr Fauziah Bireuen, ada beberapa hal pokok yang harus dibenahi, mulai dari peningkatan kualitas pelayan kepada masyarakat sampai pada tingkat kebersihan lingkungan rumah sakit. Selanjut membenahi sistem manajemen operasional rumah sakit yang baik.saya rasa inilah yang harus ditingkatkan oleh pihak rumah sakit tersebut kedepan dalam memberikan pelayan kepada masyarakat.

Tim servei akreditasi rumah sakit dari Kementerian Kesehatan RI,  sejak Rabu (13/12/2017) malam sampai Sabtu (16/12/2017 ) berada di Bireuen. Mereka melakukan penilaian terhadap akreditasi RSUD Dr Fauziah Bireuen. Tim beranggotakan tiga orang yaitu dr Firdaus Sai Sohar Sp Rad (K) SpKN, Christina Theresia Sinaga SKp MKep dan drg Ricky Marcello Rasyid MARS. 

Terkait dengan penggunaan sajadah Samsul juga mengharapkan kepada semua pihak untuk lebih hati-hati dalam memakai sesuatu yang berhubungan dengan atribut Agama. Jangan kerena ingin rumah sakit mendapat Akreditas A kita kesampingkan hal-hal yang terkait dengan atribut kepercayaan, mudah-mudahan ini menjadi pengalaman kedepan bagi kita semua dalam menyambut tamu-tamu dari luar yang berkunjung ke Aceh. (MS)

KOMENTAR