Pemilik Tambang Galian C Desa Suwak Akan Dipanggil Polres Bireuen


author photo

11 Des 2017 - 21:15 WIB


NET ATJEH, BIREUEN -- Kapolres Bireuen Melalui Kasat Reskrim Iptu Riski Adrian SIK, mulai hari ini atau besok akan memanggil Pemilik alat berat Beco dan dum truk guna untuk memeriksa labih lanjut terkait tambang Galian C Desa Suwak Peusangan yang diduga tidak mengantongi surat izin pertambangan,

Pasca penggrebekan tambang ilegal galian C di Desa Suwak Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen, Sat Reskrim Polres Bireuen akhirnya menyita satu alat berat (beco) dan satu dum truk,

Kasat Reskrim Polres Bireuen Iptu Riski Adrian SIK kepada media ini, Senin (11/12/2017) mengatakan bahwa pihaknya membenarkan sudah menahan satu unit alat berat (beco) dan satu dum truk.

"Kami sempat berkomunikasi dengan pemilik tambang dengan inisial A katanya ada surat izinnya, namun hingga saat ini kami terus melakukan koordinasi tetapi belum juga diberikan surat izinnya kepada kami, nantinya juga kita akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, "ujarnya.

Dikatakan juga bahwa desakan masyarakat yang begitu kuat untuk menutup galian C tersebut maka pihaknya mengamankan alat berat agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Kami akan segera memanggil pemilik lahan tambang galian C di desa suwak kecamatan pesangan selatan untuk dimintai keterangan, yang dimana sudah melanggar undang-undang, "tegasnya.

Lanjutnya, "maka atas perbuatannya akan dijerat pasal 158 UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang pertambangan dengan ancaman 10 tahun penjara atau denda Rp 10 Milyar, "tutup Riski.(NET ATJEH)(MS)
KOMENTAR