Penolakan sayembara Himne Aceh Dari Istri Kautsar Menuai Protes Keras


author photo

24 Des 2017 - 04:06 WIB


NET ATJEH, BIREUEN -- Terkait Peryataan penolakan sayembara himne Aceh yang tiba-tiba datang dari istri kautsar mantan ketua fraksi Partai Aceh menuai protes dari salah satu exs mantan komandan operasi gajah keng sagoe kuta meusee Wilayah batee iliek M Nasir Alias Ribee,Sabtu (23/12/2018) Malam saat menjumpai awak media ini.

Menurut,Ribee peryataan istri kautsar sangat bertolak belakang dengan apa yang tertuang dalam UUPA, karena ini jelas disebutkan dalam UU No.11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh yaitu bendera, lambang, dan himne, kok tiba-tiba protes ada apa dengan ini semua ini perlu penjelasan secara detail jangan asal bicara, atau memang ada usur kekecewaan disebabkan suaminya tidak menjabat lagi sebagai ketua fraks.

Lanjutnya, saya pribadi mengencam keras terhadap peryataan tersebut karena telah merusak kekhususan Aceh, kok sekarang baru datang protes,kenapa tidak dari awal ,"Ungkapnya dengan Nada kesal

"Padahal Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) cukup terbuka dalam melakukan rekrutmen peserta sayembara himne Aceh dan juga menerima saran serta pendapat dari semua unsur termasuk tokoh agama,tokoh adat,akademisi dan seluruh para ahli sejarah yang ada di Aceh apa yang harus di perdebatkan lagi ," Pungkasnya

Ia berharap kepada saudari Arabiyani dan Zubaidah Djohar untuk tidak menciptakan konflik baru serta memperkeruh suasana di Aceh,karena masyarakat saat ini tengah menikmati Perdamaian. (MS) 
KOMENTAR