Polisi Tangkap Supir Bus Pembawa Ganja Untuk Tahun Baru


author photo

24 Des 2017 - 15:37 WIB


NET ATJEH, LHOKSEUMAWE --- Seorang supir Bus Jumbo berhasil ditangkap Polisi Satuan Reskrim Narkoba Polres Lhokseumawe, Selasa (19/12) pukul 16.00 Wib, di Terminal Bus Kota Lhokseumawe karna diduga membawa Narkoba jenis ganja.

Tersangka yang ditangkap yakni BE (39) tahun warga Desa Seulalah Kota Langsa. Diduga ganja tersebut diedarkan menyambut perayaan tahun baru di Kota Langsa.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, SH, S.Ik, MH melalui Kasat Narkoba Polres Lhokseumawe Iptu Zeska Julian Taruna Wijaya mengatakan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat adanya 1 unit mopen Isuzu Jumbo warna Orenge kombinasi BL 7423 NL yang diduga membawa Narkotika Jenis Ganja kering untuk diedarkan di Kota Langsa.

"Kemudian berdasarkan informasi kami langsung menurunkan Tim Opsnal Sat Narkoba untuk melakukan penyelidikan dan kuat dugaan informasi itu benar," ungkap Iptu Zeska, minggu pagi (24/12/2017)

Sekitar pukul 16.00 Wib (19/12) tim langsung menuju lokasi dan langsung mengamankan serta melakukan penggeledahan terhadap mobil dan supir mobil penumpang tersebut, ketika digeledah tim berhasil menemukan diduga Narkoba jenis ganja."imbuhnya

Tersangka mengakui barang yang diduga ganja tersebut miliknya dan akan di bawa dan diedarkan menyambut perayaan tahun baru di Kota Langsa."ungkap Kasat Narkoba

"Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa 2 buah karung warna putih yang didalamnya berisikan 6 bungkus yang diduga Narkotika jenis Ganja kering yang dibalut dengan kertas koran dan 7 bungkus am sedang yang diduga Narkotika jenis Ganja kering yang dibalut dengan kertas warna putih dengan berat keseluruhan BB 4000 gram/bruto."jelasnya

Selain itu juga diamankan 1unit Hp merek Nokia warna hitam dan 1 unit mobil angkutan umum Jumbo Isuzu warna orange kombinasi dengan BL 7423 NL.

Saat ini tersangka dan barang bukti masih dalam proses lidik dan sidik untuk proses hukum lebih lanjut, tegas Iptu Zeska. (RMD)

KOMENTAR