Abu Khaidir Pasee Siap Betarung pada Pileg 2019 Mendatang


author photo

25 Jan 2018 - 22:31 WIB


NET ATJEH, ACEH UTARA --- Khaidir yang merupakan sesosok kader muda di Partai Nanggro Aceh (PNA) kabupaten. Aceh Utara yang akan maju pada pileg 2019 mendatang di tapil 5 Aceh utara, lhokseumawe untuk Dewan perwakilan Rakyat (DPRA) Aceh, Kamis (25 Januari 2017) malam.

Kader termuda di partai nanggro aceh. (PNA), kabupaten aceh utara khaidir, yang sering disapa Abu khaidir pasee, akan maju untuk DPRA pada pileg 2019 mendatang di tapil 5, Aceh utara dan kota lhokseumawe. Abu khaidir pasee, yang merupakan sesosok mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) wilayah samudra pasee, siap bertarung pada pileg mendatang 

"Insya ALLAH jika saya diizikan ALLAH dan dukungan dari para rekan rekannya, saya siap bertarung pada pileg 2019 mendatang. Untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh utara, kota lhokseumawe khususnya," ujar Abu khaidir pasee di salah warkop di krung mane kecamatan muara batu kabupaten Aceh Utara.

"Kita harus mengenag kehebatan masa lalu aceh memang harus kita banggakan namun cita-cita untuk lebih hebat di masa yang akan mendatang, kita pun jangan diabaikan oleh angan angan," kata politisi muda tersebut.

Dulu aceh bukan cuma terkenal karena kegigihannya di medan perang dalam melawan penjajah namun juga termasyur dengan pedagangannya sampai ke manca negara, dulu kita belum ada PT arun, PT PIM, PT exxon dan perusahaan lain di aceh, tapi tanah aceh kita di kenal dengan komoditi unggul dan hasil rempah rempah yang di butuhkan seperti lada, pala dan cengkeh di aceh. 

"Nah kenapa kita sekarang tidak berusaha untuk kembali pada masa ke emasan petani dimasa lampau untuk masa yang akan mendatang," sebut abu khaidir pasee. 

"Kalau kita sepakat. Insya ALLAH saya siap, jika saya di berikan amanat oleh masyarakat aceh utara dan kota lhokseumawe, dipercayakan menggapai kursi DPRA nanti saya akan berusaha dan terus berupaya berjuang bersama rakyat dalam memperjuangkan untuk kesejahteraan okonomi bagi petani di aceh utara dan kota lhokseumawe," pungkas Abu khaidir pasee. (MS)
KOMENTAR