Marak Modus Penipuan Informasi Lowongan Kerja


author photo

14 Jan 2018 - 21:19 WIB


NET ATJEH, JAKARTA --- Kemarin, Sabtu (13/01/2018), beberapa media online melalui Pimred LintasAtjeh.com mendapat telpone yang mengaku bernama H. Anwar dari PT Bukit Asam untuk memasang iklan dan artikel lowongan kerja perusahaan tersebut. 

H. Anwar mengajukan permohonan pemasangan iklan melalui telpon nomor 085338777868 dan mengirim materi iklan melalui email.

Permintaan tersebut langsung direspon Pimred LintasAtjeh.com setelah H. Anwar mengirimkan materi iklan melalui email recruitment@bukitasam.co.id berikut artikel untuk ditayangkan di media tersebut. 

Setelah tayang H. Anwar kembali menelpon untuk informasi tersebut agar dishare di jejaring media sosial seperti grup-grup fb, WA, IG dan twitter. 

Selanjutnya H. Anwar sekitar pukul 13.30 WIB, kembali menelpon untuk menambah pemasangan iklan di dua media lagi. Setelah semua iklan dan artikel tayang, Pimred LintasAtjeh.com (LA) kembali menghubungi H. Anwar untuk menagih biaya iklan yang dijanjikan namun nomor HP-nya tidak aktif. 

Akhirnya, dikirimkan perihal penagihan biaya tersebut lewat email untuk memberikan kepastian hingga Sabtu (13/01/2018) pukul 00.00 WIB. H. Anwar meminta waktu hingga hari Senin untuk pelunasan sekaligus mengirim permohonan pemasangan iklan secara tertulis. 

Saat itu H. Anwar juga menghubungi Pimred LA melalui kontak WA tanpa foto profil nomor 085333518049.

Namun nomor tersebut pagi ini, Minggu (14/01/2018) tidak aktif, karena curiga dan khawatir iklan tersebut mengandung unsur modus penipuan maka redaksi memutuskan untuk mencabut pemasangan iklan tersebut dan menghapus iklannya. 

Hal ini dilakukan karena hasil kroscek serta informasi yang diterima bahwa oknum H. Anwar diduga merupakan sindikat penipu lowongan kerja (Loker). Disinyalir iklan tersebut fiktif dan diduga keras ingin menipu para pencari kerja.

Dengan pemberitahuan dan klarifikasi ini, Redaksi Media Online yang sudah menayangkan iklan dan artikel lowongan kerja PT Bukit Asam Tbk meminta maaf kepada pembaca atas kelalaian dalam pemberitaan tersebut. 

Selanjutnya, kami menghimbau agar para pembaca khususnya para pencari kerja untuk hati-hati dan waspada agar tidak tertipu dengan modus lowongan kerja. 

Hal-hal yang timbul akibat modus penipuan lowongan kerja agar dilaporkan kepada pihak berwajib atau kepolisian. 

Kami juga mengutuk keras pihak-pihak yang memanfaatkan media-media online untuk melakukan modus penipuan serta penyebaran informasi bernuansa hoax. Semoga klarifikasi dan pemberitahuan ini menjadi perhatian dan mari kita lindungi teman, kerabat dan saudara kita dari modus penipuan lowongan kerja. (r)
KOMENTAR