Pengolahan Limbah Emas WNA China di Aceh Selatan Penuh Rahasia


author photo

17 Jan 2018 - 12:08 WIB


NET ATJEH, ACEH SELATAN --- Pengolahan limbah emas yang berlokasi Desa Pasie Rasian  Lhok Rubek, Kecamatan Pasie Raja, yang di kerjakan oleh PT. Nagan Raya Kencana dari Warga Negara Asing (WNA) Asal China ditutup-tutupi, Selasa (16/01/2018).

Pekerjaan pengelohan limbah emas kawasan Pasie Rasian Lhok Rubek, Aceh Selatan sudah berjalan sekitar 2 bulan, yang dikerjakan 6 orang asal China 
Masyarakat setempat merasa aneh dengan kehadiran PT. Nagan Raya Kencana di Desa mereka, karena kegiatan tersebut ditutup-tutupi, masyarakat tidak mengetahui kegiatan apa yang ada di dalam lokasi karena di pagar mengunakan seng, kemudian pintunya selalu di tutup mengunakan gembok.

"Kami tidak mengetahui kegiatan yang ada di lokasi tambang yang sudah di pagar mengunakan seng, yang tahu kami hanya buat limbah kata orang-orang kampung,  "peu hana bahaya tanyo" apa tidak bahaya kita," kata masyarakat Desa Pasie Rasien yang tidak ingin disebut namanya. 
Bustaman kordinator bagian lapanngan dari PT. Nagan Raya Kencana menyampaikan, kegiatan tambang ini sedang dalam pengurusan izin dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, sebelum sampai alat tambang beberapa buah kolam sudah digali.

"Surat izin dari Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan sedang kami urus, kegiatan tambang belum beroperasi karena alat-alat belum sampai, sambil menunggu alat sampai kami kegiatan tambang baru tahap pengalian kolam tempat limbah sulingan emas," ucapnya.[Tim]

KOMENTAR