Heboh Gedung Kampus untuk AK Disebut Gedung Kampus Budha Tzuchi


author photo

13 Feb 2018 - 18:24 WIB


Said Mulyadi sedang duduk dengan Abu Kuta Krueng dan Tokoh Masyarakat bahas perihal Kampus AK
PIDIE JAYA --- Peresmian peletakan Batu Pertama  pembangunan Gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) di Bandar Baru, Pidie Jaya pada Senin (13/02/18) dihadiri Bupati dan Wakil Bupati serta Tokoh masyarakat juga Donatur dari Budha Tzu chi menuai protes dari berbagai pihak.

Perlu diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendirikan Akademi Komunitas (AK) Negeri di kabupaten/kota di Indonesia. Mendikbud saatbitu, M Nuh, mengatakan AK adalah bagian dari amanat Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU Dikti).

AK bertujuan penguatan pendidikan vokasi dan mendongkrak Angka Partisipasi Kasar (APK) pendidikan tinggi. Masing-masing mahasiswa yang selesai menempuh program pendidikan ini akan mendapat gelar setara dengan D1 atau D2.

Terkait Protes dan isu yang berkembang, Bupati H. Aiyub Abbas serta H. Said Mulyadi, SE, MSi menjumpai Ulama karismatik Abu Kuta Krueng untuk meminta pendapatnya.

"√ôlama sangat mengerti dalam hal ini," ujar Said.

Lanjutnya, AKN bukan progam baru di Pidie Jaya sudah berjalan tiga tahun bahkan sudah pernah mewisuda Mahasiswa/i satu kali.

Selama ini Proses belajar mengajar masih menggunakan gedung sekolah setempat maka dari itu direncanakan akan dibangun Gedung Akademi Komunitas Negeri (AKN) bukan Gedung budha, ujar Waled, panggilan akrab Said Mulyadi.

Sementara Tgk. Hamid A. Wahab Ketua DPC PPP mengajak masyarakat agar menunggu keputusan para Ulama segala sesuatu urusan kepada Ulamalah tempat kita mengadu dan meminta pendapat.

Senator Fachrur Razi, MIP pada Atjeh Net, Selasa (12/02/2018) mengatakan, itu bukan gedung Budha Tzu chi tapi Kampus AKN. "Mungkin karena salah informasi saja, terbukti dari proses acaranya saja diawali dengan Lantunan ayat Suci Al Qur'an, TepungTawar (Peusiejuk) juga ditutup dengan doa," ujarnya.

"Kita berharap yang terbaik apapun persoalan bisa terselesaikan asal kita tahu permasalahannya," tutup Senator. (kh)
KOMENTAR