Komite DPD I Fachrul Razi: Kita Hanya Menghabiskan APBA tapi Laut Aceh Tidak Tertata


author photo

26 Feb 2018 - 12:36 WIB



LHOKSEUMAWE --- Fachrul Razi, MIP mengungkapkan, Pemerintah berorientasi ke APBA dan APBK. Dalam MoU Helainki dan UU PA, Pemerintah Aceh bisa mengelola Laut secara luas sampai 200 mil, tapi hal ini tidak tertata dengan baik.

Hal ini diungkapnya saat menjadi pemateri di Seminar Nasional Perikanan dan Kemah Riset Perikanan Wilayah I Sumatera, di Aula Gor ACC Uteungkot, Lhokseumawe, Senin 26 Februari 2018.

"Dengan potensi kelautan yang sangat besar, dan dengan aturan yang sangat luas tapi kemiskinan tertinggi di alami Nelayan Aceh," ujar Senator Aceh ini.

Dari potensi kelautan, lanjut Fachrul Razi, kita harus bisa menghasilkan uang jangan hanya menghabiskan uang dari APBA dan APBK tanpa ada hasil yang maksimal.

"Bisa dicek, Blueprint pengelolaan kelautan Aceh hingga kini belum kita  miliki, sehingga kemana arah kelautan kita 10 hingga 20 tahun kedepan. Kita harap dari seminar ini, bisa melahirkan Blueprint Kelautan Aceh," ungkapnya.

"Selain itu, Kita tidak memiliki fasilitas kelautan yang resprentatif, baik berupa pelabuhan maupun kapal dan alat tangkap ikan. Ini harus kita genjot demi kemajuan nelayan Aceh," tutupnya. (*)
KOMENTAR