Eksistensi Keberadaan Silsilah Habib Bugak Harus Diakui Negara


author photo

18 Mar 2018 - 07:22 WIB


Fachrul Razi, MIP, Wakil Ketua Komite I DPD RI
BIREUEN --- Silsilah dan keturunan Habib Bugak Al Asyi yang bernama Habib Abdurrahman Bin Alwi Al Habsyi masih ada di Aceh, oleh karena itu negara harus mengakui eksitensi keberadaan mereka.

Demikian ditegaskan Fachrul Razi, MIP kepada Atjeh Net disela-sela pertemuannya dengan keturunan Habib Bugak, Zulkifli Alhabsy, Sabtu 17 Maret 2018.

Baca: Keinginan BPKH di Tanah Wakaf Rakyat Aceh Baitul Asyi Akan Dihadang

Senator Aceh ini mengatakan negara harus memberikan penghargaan kepada keluarga Habib Bugak, baik secara kompensasi ekonomi mau pun secara pengakuan hukum yang jelas.

"Kita juga kan terus menfasilitasi dan melakukan advokasi kepada pihak keluarga untuk terus melakukan upaya-upaya secara hukum maupun secara aturan yang saat ini tidak didapatkan oleh keluarga Habib Bugak," ujarnya.

Kondisi makam yang sampai saat ini tidak terurus dengan baik, juga menjadi perhatian Fachrul Razi.

"Seperti kita lihat, jalan menuju ke makam Habib juga tampak tidak efisien untuk dilalui. Apalagi untuk seorang Habib yang sudah memberikan Rp 7,5 triliun di masa Aceh masih berbentuk kerjaan kepada dunia dan terhadap umat Islam khususnya Aceh," jelasnya.

"Ini yang harus kita pikirkan bersama, rakyat aceh, pemerintah aceh dan negara. Jangan hanya melirik investasi yang sudah sejak lama diwakafkan Habib Bugak dari sebelum Indonesia merdeka," pungkasnya. (*)
KOMENTAR