PDAM Lepas Tangan, Ratusan Masyarakat Pangwa Kosumsi Air Payau Plus Asin


author photo

8 Mar 2018 - 06:23 WIB



PIDIE JAYA --- Pembongkaran jembatan yang menghubungkan desa Pangwa dengan Ibukota Meureudu hari ini Rabu (07/03/2018) mulai dilakukan.

Untuk mempermudah proses pembongkaran Jembatan maka Pipa Perusaaan Air Minum (PAM) yang bertendeng di samping Jembatan juga harus di bongkar, kata pekerja di jembatan.

Munawir, SPd, kechik pangwa pada AtjehNet mengatakan, pembongkaran pipa Pam sudah sebulan yang lalu sampai saat ini belum diperbaiki padahal  itu sangat dibutuhkan oleh warga.

Sementara Anwar ( 54) pedagang ikan pasar pangwa mengatakan, sudah satu bulan kami harus beli air, dan kalau mau mencuci atau mandi harus ke rumah tetangga yang ada sumur itu pun air asin dan kotor maklum air payau.

"Seharusnya pihak PDAM tanggung jawablah," ujarnya.

Sementara Bustami warga desa Pangwa berharap sangat supaya pihak yang betanggung jawab dalam hal air secepatnya menangani karena air kebutuhan utama dan dibutuhkan setiap saat.

Direktur PDAM Krueng Meureudu Ir. Samsul Bahri melalui handphone pada Atjeh Net mengatakan, PDAM dalam keadaan minus akibat gempa banyak terserap dana untuk memperbaiki kerusakan dan kebocoran pipa.

"Dari pihak pemda tidak ada sedikitpun bantuan untuk PAM," kata Ir Samsul.

Dari pihak Pelaksana/kontraktor PT.Zarnita Abadi tidak bisa dihubungi dah beberapa kali media mencobanya sampai berita ini diturunkan. (kh) 
KOMENTAR