Rencana Relokasi ke Pasar Induk, Pedagang dan Dewan Duduk Rapat


author photo

23 Mar 2018 - 06:27 WIB


BIREUEN --- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen menggelar rapat dengan pedagang pasar lama Bireuen yang akan direlokasi ke pasar Induk Bireuen, yang terletak di gampong geulangang kecamatan kota Juang, di ruang paripurna gedung dewan setempat, Kamis (22/3/2018).

Ketua Komisi B DPRK Bireuen, Teuku Mubaraq menyebutkan langkah-langkah yang telah ditempuh pihaknya setelah bertemu dengan pedagang.

"Kita hanya untuk memediasi, karena pedagang mengadu kepada dewan. Kami melihat bagaimana kesiapan pasar induk untuk ditempati para pedagang," ujarnya.

Sementara Pasar yang ada sudah tidak layak lagi digunakan pedagang, pemerintah Bireuen membangun Pasar demi kenyamanan dan untuk mengstabil kesejahteraan ekonomi masyarakat pedangang, bukan menzalimi rakyatnya, sebutnya.

Lanjutnya, pihak legislatif dan eksekutif berupaya agar ada pasar baru dan akhirnya bisa menggelontarkan dana hampir Rp 25 miliar dana untuk Pasar Induk Bireuen tersebut.

"Adapun permasalahnnya yaitu akses jalan ke lokasi pasar induk yang rusak, tangki air kecil, ditakutkan tak mampu penuhi kebutuhan air, terkait Hak Guna Bangunan (HGB) serta siapa pedagang yang berhak menempati pasar tersebut," tegasnya.

Saiful Azman, Perwakilan pedagang pasar lama menyebutkan inti persoalan komunikasi. Pihaknya sangat setuju relokasi pasar tersebut, namun dengan syarat-syarat setelah lebaran Idul Fitri 2018, kios atau lapak terlalu kecil dan seharusnya mampu menampung pedagang yang  akan direlokasi ke pasar induk.

Sementara itu Faktor sosial dengan masyarakat juga harus diperhatikan dengan baik supaya tidak terjadi yang tidak kita inginkan, jangan sampai terjadi gejolak sosial dengan warga setempat.

"Kami rela direlokasi, tapi harapan kami,  jangan sampai lahir pasar baru di lokasi lain di Bireuen, seperti di jalan elak, kalau ini sampai terjadi, kami akan kembali lagi ke pasar semula," tegasnya. 

Pada acara rapat tersebut hadir Wakil Ketua Komisi B, Muchlis Rama, Sekretaris Komisi B, Zulfikar Apayub. Sekda Bireuen, Ir Zulkifli Sp, Assisten II Setdakab Bireuen, Raden Yus Rusmadi ST, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah, Zamri SE, Kepala Dinas Penanaman Modal, Perdagangan, Koperasi dan UKM Bireuen, Darwansyah SE, Kepala Dinas Perhubungan, Mulyadi SE, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Bireuen diwakili Kabid Bina Marga, Fadli Amir ST.(MS) 
KOMENTAR